Pariwisata Indragiri Hilir
WISATA SEJARAH
Pantai Solop
Pulau Cawan merupakan salah satu obyek wisata pantai/bahari yang
terdapat di Kabupaten Indragiri Hilir. Suatu pantai yang unik untuk
dikunjungi, karena mempunyai ciri khas tersendiri dibandingkan dengan
pantai-pantai yang ada di dunia. Keunikannya adalah terdapat kawasan
rawa/lumpur berpasir putih dari kulit kerang-kerangan yang dibawa ombak
ke daratan pantai. Pantai Solop cukup menarik untuk dikunjungi apalagi
letaknya yang strategis yakni di jalur pelayaran Tembilahan - Pulau
Batam. Keindahan Pantai Solop adalah terdapatnya pulau-pulau kecil di
depan pantai dan disini juga juga dapat dinikmati pemandangan matahari
terbenam di waktu sore, menambah keindahan dan daya tarik tersendiri
dengan keasrian alamnya.
Bukit Berbunga
terletak disebelah selatan Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, dengan
jarak lebih kurang 4 km dari Desa Selensen (ibukota Kecamatan Kemuning),
dan dapat ditempuh melalui jalan setapak yang berbukit-bukit dan
melintasi dua buah sungai kecil. Disepanjang tebing Bukit Berbunga
tumbuh berbagai jenis macam bunga yang menyelimuti bukit dengan aneka
warna-warni menaburkan aroma sepanjang tahun.
Bicara tentang pariwisata, indonesia juga tak kalah menarik nya dengan negara-negara lain khusus nya di suatu daerah kabupaten inderagiri hilir yamg memiliki ragam keindahan alam yang patut untuk di kunjungi oleh para penjelajah dunia.
berikut ulasan tentang pariwisata-pariwisata yang berada di inderagiri hilir :
- Komplek Makam Tuan Guru Syech Abdurrahcman Siddiq merupakan salah satu objek wisata religi yang terdapat di kabupaten Indragiri Hilir tepatnya di Hidayat Sapat, Kecamatan Kuala Indragiri. Tuan Guru ini dulunya adalah seorang guru Agama Islam (Mufti Kerajaan Indragiri) yang cukup tersohor dan banyak memiliki murid yang berasal dari Negeri Malaysia, Singapura dan daerah Kalimantan, Jambi, Palembang dan sebagainya. Tuan Guru meninggal pada tanggal 10 Maret 1939, makamnya sampai sekarang masih banyak didatangi penziarah lokal dan wisatawan dari Negara Malaysia. Pengunjung/wisatawan yang berziarah ke Makam Tuan Guru setiap harinya diperkirakan mencapai 300 orang. Komplek Peninggalan Tuan Guru ini berupa Cangkup Makam, Mesjid yang didirikan pada abad ke-19 dan rumah peristirahatan. Selain itu obyek wisata sejarah lainnya yaitu: Makam dan Benteng Panglima Besar Tengku Sulung, Makam Keramat di Kota Baru serta Rumah Kuning Peninggalan Belanda di kawasan Tanjung sebelah barat Kota Guntung dan sebagainya.
- Pasar Pajak (PJ) di Kota Tembilahan merupakan tempat menarik dan cukup terkenal serta banyak dikunjungi oleh pendatang/wisatawan. Dipasar ini banyak terdapat barang-barang bekas dari luar negeri. Selain pakaian bekas juga terdapat barang pecah belah, alat-alat rumah tangga, aneka permainan anak-anak, alat elektronik serta berbagai barang lainnya. Selain Pasar PJ di Tembilahan terdapat Pasar Wadai, yakni pasar yang menjual kue beraneka ragam, terutama kue tradisional seperti Amparan Tatak, Papare, Keraraban, Kue Buah Malaka dan masakan-masakan lainnya seperti Sempolek, Roti Canai, Jelurai, Nasi Kuning/Nasi Lemak dan sebagainya, pasar ini dilaksanakan setiap bulan suci Ramadhan.
WISATA ALAM
Air Terjun
terdapat disebelah utara Desa Batu Ampar. Untuk menuju ke lokasi air
terjun yakni dari Desa Batu Ampar menelusuri jalan Lintas Timur
menggunakan kendaraan roda empat, dilanjutkan dengan menelusuri jalan
setapak, menempuh hutan berbukit-bukit sejauh lebih kurang 2 km.
Ketinggian air terjun lebih kurang 15 meter dengan kemiringan sekitar 30
derajat. Disisi alur air terjun terdapat bebatuan yang menyerupai
tangga untuk naik ke atas, sedangkan dalam air sungai paling dalam 1,5
meter.
Pulau Burung (Agro
Wisata) dikenal dengan sebutan pulau berkanal, dimana pada kawasan pulau
ini terdapat beberapa kanal yang cukup menantang bagi pengunjung untuk
menelusuri kanal-kanal yang lebarnya 3 meter. Kanal-kanal tersebut
membuat petakan-petakan perkebunan kelapa hybrida, kelapa lokal, kelapa
sawit, perkebunan nenas dan kebun bunga serta kawasan tambak udang dan
ikan.
Danau Taga Raja Guntung
luasnya sekitar 100 Ha, menurut cerita dulunya dikenal dengan sebutan
Kolam Raja, dimana kolam ini merupakan tempat pemandian dan sumber air
bersih bagi Kerajaan Kateman. Kawasan Danau Taga Raja akan dikembangkan
sebagai kawasan penyediaan air bersih dan kawasan pariwisata terpadu
dengan luas kawasan sekitar 20 Ha. Akan dikembangkan Taman Rekreasi,
Taman Pancing, Wisata Tirta dan Resort Pariwisata. Jarak danau cukup
dekat dari kota Guntung yaitu sekitar 4 Km dan telah banyak dikunjungi
oleh masyarakat sekitarnya sebagai tempat rekreasi dan wisata alam.
Kawasan Pekan Arba
merupakan tempat rekreasi bagi mayarakat Kota Tembilahan, karena lokasi
ini berdekatan dengan Kota Tembilahan. Kawasan ini terdapat dipinggir
Sungai Batang Sebatu yang dari tahun ketahun mengalami pendangkalan dan
mengakibatkan hubungan/transportasi antara Pekan Arba dengan desa-desa
seberangnya menjadi sulit. Oleh karena sulitnya hubungan ini, maka
masyarakat berusaha mengatasinya dengan membuat sampan/perahu yang
berbentuk leper atau rata dibagian bawahnya dan dapat berjalan serta
meluncur di pantai lumpur maupun diatas air, sehingga sampai sekarang
dijadikan sebagai alat transportasi di kawasan ini. Kegiatan ini
akhirnya dimanfaatkan menjadi atraksi wisata yang setiap tahunnya
diperlombakan. Di lokasi ini juga tersedia fasilitas penunjang berupa :
Pintu Gerbang, Pos Jaga, Tribun Pengunjung terbuka, WC umum, Tempat
Parkir dan sebagainya.
Post a Comment